All is well July, 3rd 2019

Allah mendewasakanmu dengan hal yang tak terduga. Apa yang kamu lakukan saat ini. Melihat surgamu menangis tragis di hadapanmu. Apa yang bisa kamu berikan untuknya sampai saat ini. Apa kamu menyesalinya, masih ingin mengulangnya atau mungkin kamu juga ikut menangis di pangkuannya. Apakah kau benar-benar tidak merindukannya? 
Rumahmu sudah hancur, rumah tempatmu pulang telah lenyap. Kau bisa menyaksikan ulang dengan melihat rumah indahmu itu dalam bentuk jpg dan mp4. Bagian mana yang bisa kau ulang? Bagian dimana kau belum menemukan rumah barumu itu. Bolehlh kau sedikit lebih sombong. Saat ini Allah benar-benar menyayangimu. Kau benar-benar diperhatikan. Allah nampakkan bau harum itu ke permukaan. Kurang, jika hanya melihat dan menikmati. Kau juga harus menemukan, lalu lakukan setara dengan pengakuan kekhilafan yang kau ceritakan. Bertindaklah.
Karena kehidupanmu masih separuhnya. Masih ada setengahnya lagi. Allah pastikan kebahagiaanmu. Kau jaga surgamu, kau rawat orang-orang yang ada didalamnya.
Selama ini kau sudah baik. Kau jaminkan senyuman diwajahnya. Apakah kau meminta pengertian? Kau jejak bagi orang-orangku tetapi kau jarak bagi surgaku. Menyerahlah.
Di tengah malam, kamu merasa disayangi, dikhawatirkan, mengelus kepala, melihat wajah seolah-olah mengatakan hidup ini akan baik-baik saja. Surgamu kokoh hingga kau lupa bagaimana hancurnya rumahmu, sedang di tengah siang kamu tidak pernah tenang. Kemana kau hendak berlari?

Komentar

Postingan Populer